Willkommen zu meinem Blog, kann nutzlich sein, und vergessen Sie nicht, wieder zu kommen und danke

Saturday, October 20, 2012

Artikel Kesehatan 'Rokok dan Narkoba'

BENDA KECIL PEMBAWA PETAKA
Oleh : ANDRY DARVID MIRHARDIE
Say no to drugs ! Itulah kalimat yang dikatakan banyak orang.  Di Tanjung Jabung Barat khususnya dikota Kuala Tungkal merupakan sebuah kabupaten yang terletak disebuah daerah pesisir pantai timur provinsi jambi, selain itu Kuala Tungkal juga merupakan gerbang keluar masuknya/translate pedagang baik dari luar negeri maupun dalam negeri.  Dalam proses perdagangan ini tak ayal jika barang-barang yang diperdagangkan dapat berupa barang halal maupun barang haram.  Di Kuala Tungkal proses mmasuknya narkoba (barang haram) begitu mudah, yang mendasarkan mudahnya barang haram ini masuk ke kota Kuala Tungkal tidak lain karena proses pemeriksaan terhadap barang-barang yang masuk baik dari jalur darat maupun jalur laut tidak begitu ketat sehingga memudahkan barang-barang tersebut keluar masuk dengan mudah dilingkungan kota.  Tidak hanya narkoba,  merokok merupakan salah satu kebiasaan masyarakat yang sulit untuk dihilangkan.  Kebiasaan ini tidak hanya berada di Kuala Tungkal, bahkan mencakup dunia begitu juga dengan narkoba.  Kedua barang ini sama-sama merusak sistem kerja dalam tubuh.  Bagaimana hubungan rokok dan narkoba bagi kesehatan dikalangan remaja dan apa dampaknya ?  Inilah masalah yang harus diperjelas, bagaimana rokok dan narkoba dapat berhubungan dengan manusia khususnya dikalangan remaja.
Dizaman sekarang ini remaja sudah semakin modern dengan semaraknya teknologi dan lan sebagainya.  Pada saat ini peran orang tua sangat berpengaruh dalam menunjang kehidupan anak dimasa yang akan datang.  Dengan adanya peran orang tua ini diharapkan agar pemimpin-peminpin muda anak bangsa yang akan datang ini tidak terjerumus dalam lembah hitam.  Kita sebagai remaja seharusnya tahu mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang tidak baik untuk dilakukan.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, yang menjadi kebutuhan dasar derajat kesehatan masyarakat, salah satu aspeknya adalah “tidak ada anggota keluarga yang merokok“. Sedangkan PHBS harus menjadi kewajiban saya dan para kader kesehatan untuk mensosialisasikannya. Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita pungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya. Saat ini jumlah perokok, terutama perokok remaja terus bertambah.  Bahkan organisasi kesehatan sedunia (WHO) telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau akan membunuh 10 juta orang per tahun.  Melalui resolusi tahun 1983, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun.  Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
ZAT KIMIA
Zat kimia pada rokok yang menggunakan tembakau,asap yang dihasilkan memiiki kompenen gas antara lain : karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).  Sebagai  remaja kita harus mengetahui zat-zat yang terdapat dalam rokok,  dengan demikian kita juga berharap terhindar dari narkoba, karena didlam rokok tersebut juga mengandung zat-zat yang terdapat dalam narkoba.
NIKOTIN
Zat ini merupakan zat yang meracuni sistem saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya.
GAS KARBONMONOKSIDA (CO)
Karbon Monoksida memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel- sel darah merah. Seharusnya, hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat daripada oksigen, maka gas CO ini merebut tempatnya “di sisi” hemoglobin.
TAR
Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok, dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin, akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna cokelat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru-paru.
Dampak bagi Kesehatan Remaja
Bagi remaja pengguna zat-zat ini akan melihat dampaknya bagi kesehatan dirinya sendiri, dampak tersebut antara lain :
ü  Dampak terhadap Paru-paru,
ü  Dampak terhadap Jantung.
Dari dampak-dampak tersebutlah akan datang penyakit, antara lain :
ü  Penyakit Jantung Koroner,
ü  Penyakit Stroke,
ü  Kanker Paru-paru, dan lain-lain.
Tidak hanya pengguna, asap rokok yang disebarkan juga dampak berdampak pada kesehatan yang bukan pengguna.
Kebiasaan Merokok sudah seharusnya upaya menghentikan kebiasaan merokok menjadi tugas dan tanggung jawab dari segenap lapisan masyarakat. Usaha penerangan dan penyuluhan, khususnya di kalangan generasi muda, dapat pula dikaitkan dengan usaha penanggulangan bahaya narkotika, usaha kesehatan sekolah, dan penyuluhan kesehatan masyarakat pada umumnya.  Perlu pula pembatasan kesempatan merokok di tempat- tempat umum, sekolah, kendaraan umum, dan tempat kerja.
Gerbang Narkoba akibat kronik yang paling gawat dari penggunaan nikotin adalah ketergantungan. Sekali seseorang menjadi perokok, akan sulit mengakhiri kebiasaan itu baik secara fisik maupun psikologis.  Proses farmakologis dan perilaku yang menentukan ketagihan tembakau sama dengan proses yang menimbulkan ketagihan pada obat, seperti heroin dan kokain. Nikotin mempunyai sifat mempengaruhi dopamin otak dengan proses yang sama seperti obat-obatan tersebut.  Berdasarkan data epidemiologi diketahui kurang lebih 20% dari perokok memiliki risiko delapan kali menjadi penyalahguna NAPZA, dan berisiko sebelas kali untuk menjadi peminum berat dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.  Jika dikaitkan dengan meningkatnya jumlah perokok remaja.  masalah kebiasaan merokok pada remaja diharapkan dapat mencegah masalah yang akan timbul dikemudian hari berkaitan kebiasaan tersebut, salah satunya adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba.  Remaja yang berisiko tinggi adalah remaja-remaja yang memiliki sifat pemuasaan segera, kurang mampu menunda keinginan, merasa kosong dan mudah bosan, mudah cemas, gelisah, dan depresif.
Artikel ini saya buat hanya untuk acuan agar remaja-remaja yang tidak lain sebagai pemimpin masa depan tidak terjerumus dalam lembah hitam.  Dengan ini diharapkan dapat melakukan pola hidup  yang sehat dengan menjauhi rokok dan penyalahgunaan narkoba.
Saran saya sebagai penulis  artikel ini ‘Katakanlah pada diri sendiri dan berjanjilah tidak akan pernah mengenal benda tersebut dan akan tetap dengan pendirian dan bagi pengguna cobalah untuk menghentikannya agar tidak menyesal  dikemudian hari. Semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat untuk semua.
à SEKIAN DAN TERIMA KASIH ß

Friday, September 21, 2012

Artikel Kesehatan 'Kesehatan Reproduksi'



SATU TUJUAN DALAM HIDUP UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH DAH BAHAGIA

OLEH : ANDRY DARVID MIRHARDIE

Reprouksi remaja ! Hal ini sangat penting untuk di ketahui semua orang.  Pengertian kesehatan reproduksi menurut WHO adalah suatu keadaan fisik, mental dan social yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan segala sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya.  Atau suatu keadaan dimana manusia dapat menikamti kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksi secara sehat dan aman.  Di Tanjung Jabung Barat tepatnya di kota Kuala Tungkal  terlihat remaja yang kurang memperhatikan kesehatan  reproduksinya.  Kenapa ini saya katakan ? Terlihat pada wanita,  penggunaan produk berbahan kimia untuk membersihkan daerah kewanitaan yang terlalu berlebihan dapat mengakibatkan gangguan pada kesehatan  reproduksinya karena penggunaan secara berlebihan ini dapat membunuh bakteri menguntungkan yaitu bakteri laktobasilus yang berada didekatnya.  Belum lagi keadaan air dikota Kuala Tungkal yang menjadi masalah hingga kini, ketersulitan untuk mendapatkan air bersih menjadi faktor kurangnya perhatian remaja terhadap kesehatan reproduksinya, dengan persediaan air seadanya yang belum terjamin kebersihannya inilah yang menjadi adanya masalah tersebut, belum lagi kurangnya penyuluhan tentang kesehatan reproduksi di Kuala Tungkal dan kurangnya perhatian orangtua terhadap anak juga menjadi salah satu dampak tersebut.  Persentase wanita untuk menjaga kesehatan reproduksinya sangat rendah dibandingkan laki-laki,  ini disebabkan hal yang telah saya katakan sebelumnya.  Bagaimana kesehatan reproduksi dapat ditingkatkan untuk menuju yang lebih sehat ? Inilah masalah yang perlu diperjelaskan bagaimana cara melakukan perawatan untuk kesehatan reproduksi agar menjadi lebih sehat.
Mengapa Kesehatan Reproduksi Remaja Sangat Penting ?
Masa remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang relatif belum mencapai kematangan mental dan sosial sehingga tingkat emosi cenderung lebih tinggi dalam menghadapi tekanan-tekanan yang terjadi.  Pengaruh informasi global yang mudah diakses justru mengakibatkan kebiasaan-kebiasaan tidak sehat seperti minum minuman yang beralkohol,  penyalahgunaan obat dan suntikan terlarang.  Secara kumulatif kebiasaan-kebiasaan ini akan mempercepat usia awal seksual aktif serta mengantarkan kebiasaan berprilaku seksual yang berisiko tinggi,  karena remaja kurang memiliki informasi yang akurat tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas serta tidak memiliki akses informasi untuk kesehatan reproduksi, termasuk kontrasepsi. Risiko yang dihadapi remaja berbeda dengan anak-anak, resiko yang terjadi antara lain kehamilan, aborsi dan penyakit menular sex (PMS).  Kadangkala pencetus perilaku atau kebiasaan tidak sehat pada remaja justru adalah akibat ketidak-harmonisan hubungan rumah tangga antara ayah-ibu,  sikap orangtua yang selalu manabukan pertanyaan anak tentang fungsi/proses reproduksi dan penyebab rangsangan seksualitas.
Menjaga Kesehatan Reproduksi
Kesehatan reproduksi tidak dapat dipisahkan dengan kesehatan secara umum.  Sehingga upaya untuk mempertahankan keadaan prima dalam kesehatan reproduksi harus didukung oleh perilaku hidup sehat dan bersih.  Seorang remaja yang menjaga kesehatan reproduksinya  diharapkan dapat memperoleh keturunan dan memperoleh kabahagiaan dimasa akan datang/masa tua.
Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi
1.      Dalam hal penggunaan pakaian dalam, gunakanlah pakaian dalam yang bahannya tebuat dari bahan yang mudah menyerap keringat seperti katun dan kaus.
2.      Dalam hal penggunaan handuk yang dilakukan ssecara berulang kali biasakan menjemur handuk setelah pemakaian.
3.      Selanjutnya adalah biasakan memotong bulu pubis.  Alat kelamin pria maupun wanita di tumbuhi bulu, untuk memelihara kebersihan dan kerapian sebaiknya mencukur bulu tesebut apabila terlihat lebat dan panjang.  Karena remaja putri bulu pubis selalu terpapar saat pembuangan air kecil sehingga menimbulkan bau busuk.
4.      Dalam hal kebersihan alat kelamin luar, bersihkan vulva setiap kali buang air dengan dimulai dari depan hingga belakang.
5.      Bagi remaja pria glans penis harus dibersihkan setiap kali buang air.
Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pilihan dan keputusan yang diambil seorang remaja sangat tergantung pada kualitas dan kuantitas informasi yang mereka miliki.  Sebagai langkah awal pencegahan, peningkatan pengetahuan remaja  tentang kesehatan reproduksi  harus ditunjang melalui materi komunikasi, informasi dan edukasi  (KIE) yang tegas tentang konsekuensi peilaku seksual.
Dari segi pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan ibu dan anak serta keluarga di Indonesia hanya dirancang untuk perempuan yang telah menikah, tidak untuk remaja.  Petugas kesehatanpun belum dibekali dengan keterampilan untuk melayani kebutuhan kesehatan reproduksi para remaja.
Artikel ini saya buat hanya untuk acuan dalam memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi, saya harap jangan hanya terpaku pada satu informasi, cari dan pelajarilah dari sumber-sumber terpercaya lainnya.
Saran saya sebagai penulis untuk para remaja ‘Biasakanlah hidup sehat dan bersih dalam hal menjaga kesehatan secara umun maupun pribadi, bagaimanapun kesehatan reproduksi merupakan jalan untuk menuju masa depan yang bahagia dalam hiduup, jangan sia-siakan kesempatan selagi masih ada waktu  untuk berubah, lakukanlah dari sekarang sebelum menyesal dikemudian hari’.  Semoga artikel yang saya buat ini bermanfaat bagi remaja-remaja sekalian.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS WAKTUNYA


Artikel Kesehatan 'Olahraga'



USIA DINI DALAM DUA PILIHAN UNTUK MASA DEPAN “ANTARA MASA TUA BAHAGIA ATAU MASA TUA SENGSARA”

OLEH : ANDRY DARVID MIRHARDIE

Olahraga menyehatkan ! Inilah ungkapan masyarakat. Di Tanjung Jabung Barat khususnya di Kuala Tungkal masyarakat meyakini benar manfaat olahraga bagi kesehatan. Tetapi tidak semua masyarakat di Kuala Tungkal menjalani aktivitas olahraga bagi kesehatan mereka,dapat dilihat setiap sore di Tanjung Jabung Barat khususnya di kota Kuala Tungkal jika di persenkan (%) dari seluruh jumlah masyarakat yang ada di Kuala Tungkal hanya berkisar ± 10% saja yang peduli akan kesehatan dengan berolahraga. Bagaimana olahraga dapat menyehatkan dan berapa berat orang harus melakukan olahraga untuk menjadi sehat? Inilah masalah yang perlu diperjelas bagaimana tata hubungan antara olahraga dengan kesehatan,bagaimana cara melakukan olahraga untuk kesehatan dan berapa berat olahraga harus dilakukan agar orang menjadi lebih sehat.
Mengapa perlu Olahraga ?
Gerak adalah ciri kehidupan. Tiada hidup tanpa gerak dan apa guna hidup bila tak mampu bergerak. Memelihara gerak adalah mempertahankan hidup,meningkatkan kemampuan gerak adalah meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu : Bergeraklah untuk lebih hidup,jangan hanya bergerak masih hidup. Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk memelihara gerak (yang berarti mempertahankan hiidup) dan meningkatkan kemampuan gerak (yang berarti meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, gerak (olahraga) merupakan kebutuhan yang sifatnya terus-menerus; artinya Olahraga sebagai alat untuk mempertahankan hidup, memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Seperti halnya makan, olahragapun hanya akan dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kesehatan pada mereka yang melakukan kegiatan olahraga. Bila orang hanya menonton olahraga maka sama halnya dengan orang yang hanya menonton orang makan, artinya ia tidak akan dapat merasakan nikmatnya berolahraga dan tidak akan dapat memperoleh manfaat dari olahraga bagi kesehatannya. Olahhraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani dan rohani.
Olahraga Kesehatan
Olahraga Kesehatan adalah Olahraga untuk memelihara dan/atau untuk meningkatkan derajat kesehatan dinamis,sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam peri kehidupan sehari-hari (sehat dinamis) yang bersifat rutin, maupun untuk keperluan rekreasi dan/atau mengatasi keadaan gawat-darurat. Olahraga Kesehatan meningkatkan derajat Sehat Dinamis (sehat dalam gerak), pasti juga sehat statis (sehat dikala diam). Gemar berolahraga dapat mencegah penyakit, malas berolahraga dapat mengundang penyakit dan tidak berolahraga sama halnya dengan menelantarkan diri. Sebagai contoh penyakit jantung-pembuluh darah (penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan stroke) banyak di jumpai pada kelompok madya, tua dan lanjut, khususnya yang tidak berolahraga dan/atau tidak melakukan pola hidup sehat. Olahraga adalah kebutuhan hidup bagi orang yang berpikir. Bukan Allah yang menganiaya manusia tetapi manusia yang menganiaya hidupnya sendiri.
Manfaat Olahraga
Olahraga selaian meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani dapat juga meningkatkan kerja dan fungsi jantung, paru dan pembuluh darah yang ditandai pada :  Meningkatkan pembuluh darah kolateral, meningkatkan HDL kolesterol, mengurangi aterosklerosis, penumpukan asam laktat berkurang, denyut nadi pada saat istirahat menurun, kapasitas bertambah, isi sekuncup bertambah, meningkatkan kekuatan otat dan kepadatan tulang, meningkatkan kelenturan (fleksibilitas) pada tubuh sehingga mengurangi cedera, dan meningkatkan metabolisme tubuh untuk mencegah kegemukan dan mempertahankan berat badan ideal.
Dengan melakukan olahraga dengan rutin kita juga dapat mengurangi resiko seperti : Tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, kencing manis, infeksi,meningkatkan sistem hormonal, meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Bagaimana cara olahraga yang baik dan benar ?
1. Olahraga dimulai sejak usia dini
2. Olahraga dilakukan secara bervariasi,agar semua tubuh berolahraga.
3. Olahraga dilakukan secara bertahap dimulai dari pemansan, latihan inti dan pendinginan.
4. Frekuensi latihan dilakukan secara teratur 3-5 kali /minggu.
          Kebugaran jasmani sangat penting dalam menunjang aktifitas kehidupan sehari-hari, akan tetapi nilai kebugaran jasmani tiap-tiap orang berbeda-beda sesuai dengan tugas/profesi masing-masing.
Yang sangat perlu dipahami adalah bahwa olahraga berat dapat menjadi pemicu terjadinya episode klinis yang dapat berwujud sebagai serangan jantung atau stroke yang mematikan, namun hal itu hanya terjadi pada orang-orang telah mengalami penyempitan pembuluh darah stadium kritis.
Artikel ini  saya  buat hanya untuk acuan dalam memberikan informasi mengenai pelaksanaan kegiatan aktivitas fisik dan/atau olahraga yang baik dan benar sehingga bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan dan derajat kebugaran. Untuk melengkapi artikel yang telah saya buat silahkan para pembaca mencari dari sumber buku-buku yang lain mengenai kesehatan olahraga, karena tidak  semua artikel akan memberikan informasi serinci mungkin.
Saran saya sebagai penulis artikel ini ‘Mulailah hidup sehat sejak usia dini, karena sejak itulah kita akan menunjang masa depan yang cerah dalam keadaan yang sehat dan akan hidup bahagia dalam lingkungan keluarga yang isinya adalah keluarga yang sehat karena kebiasaan diri untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan kesehatan dalam keluarga’

SEMOGA ARTIKEL SAYA BERMANFAAT
à SEKIAN DAN TERIMA KASIH ß